Review Emina Face Mask Green Tea Latte
Beauty,  Lifestyle

Review: Emina Face Mask Green Tea Latte

Kali ini, aku akan me-review produk skincare lokal, yakni Emina Face Mask Green Tea Latte. Produk ini sudah cukup lama menjadi koleksiku, namun baru di bulan Januari kemarin aku mencobanya. Setelah sebulan dipakai, sekarang waktunya untuk menulis ulasannya.

Green Tea Latte merupakan salah satu varian Face Mask dari Emina. Produknya dikemas dalam kemasan tube dengan dominasi warna putih. Sesuai namanya, Green Tea Latte, harus dong ada warna hijaunya. Desain kemasannya simple dan nggak mengkilat atau dove.

Ingredients

Aqua, Glycerin, Propylene Glycol, Polyacrylamide, Styrene/ Acrylates Copolymer, Caprae Lac Extract, Phenoxyethanol, Olive Oil PEG-7 Esters, C13-14 Isoparaffin, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Polysorbate 20, Beta-Glucan, Fragrance, Tricedeth-9, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Hydroxyethylcellulose, Laureth-7, Camellia Sinensis Leaf Extract, Glyceryl Polyacrylate, Allantoin, Triethylene Glycol, Maltodextrine, Methylparaben, Ethylparaben, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, CI 42090, CI 14720, CI 19140.

Review Emina Face Mask Green Tea Latte

Waktu dibuka tutupnya, mulai tercium wangi si masker yang berbau segar. Baunya ini lumayan lingering, walaupun ketika dipakai, lama-kelamaan baunya akan hilang. Tapi, buat yang sensitif dengan bau, wanginya cukup mengganggu. Dan memang di komposisi produknya terdapat fragrance.

Tekstur maskernya berbentuk gel dengan warna hijau susu. Aku suka sensasi dingin dari maskernya sewaktu menyentuh kulit. Adem. Mungkin, karena ada kandungan Aloe Vera-nya ya.

Aku mengaplikasikan maskernya ke seluruh wajah menggunakan kuas. Atau bisa juga diratakan memakai jari. Sesuai instruksi pemakaiannya, aku diamkan selama 15-20 menit.

Oh ya, maskernya ini nggak akan kering. Hanya ada rasa lengket saat disentuh, biarpun sudah dipakai lebih dari 20 menit. Dan rasa dingin sewaktu awal pemakaian, semakin lama semakin nggak terasa.

Review Emina Face Mask Green Tea Latte

Efek yang aku rasakan, wajah terasa kenyal atau elastis dan lebih halus. Tapi untuk sensasi segarnya, nggak terlalu terasa sih. Paling hanya di awal pemakaian masker dan sudah hilang saat menunggu selama 20 menit itu. Jadi, setelah dibilas juga kulit hanya terasa segar akibat terkena air dingin. Bukan karena maskernya.

Pun setelah satu bulan pemakaian, aku nggak merasakan efek yang berarti. Kulit wajahku ya gini-gini saja. Efeknya cuma terasa sesaat setelah dipakai.

Harga produknya adalah RP31.000,-. Bisa dibeli secara offline atau online. Kalau aku biasanya beli online di official store Emina yang ada di marketplace, seperti Shopee atau Tokopedia. Maklum, manusia mager. Penginnya yang praktis. Wkwk.

Apakah aku akan re-purchase? Nggak. Aku mau coba masker lain saja. Produk ini nggak memberi efek yang signifikan di aku, selain sesaat setelah pemakaiannya.

Semoga review-nya membantu.

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *