Review Wardah Everyday Cheek & Liptint
Beauty,  Lifestyle

Review: Wardah Everyday Cheek & Liptint

Sebenarnya, aku cukup ragu untuk mencoba produk liptint. Dari artikel yang pernah aku baca, coverage warnanya kurang bagus dan kurang bisa menjaga kelembaban bibir karena produknya yang katanya lebih ke water base.

Karena itulah, setelah bertahun-tahun produk ini booming, aku baru punya kesempatan mencobanya sekarang ini. Bukan merek asal Korea, melainkan dari brand lokal. Yup, yang aku coba adalah Wardah Everyday Cheek & Liptint.

Aku langsung borong tiga warnanya dong. Biar bisa aku review semuanya. Hehe.

Produknya dikemas dalam botol plastik kecil. Yah, seukuran lip product pada umumnya sih. Warna wadahnya berbeda-beda sesuai dengan shade warna liptint-nya. Sementara, tutupnya berwarna putih. Yang aku suka, warna botolnya itu dove. Nggak mengkilat gitu. Dan karena produknya ini cair, tentu tersedia aplikator untuk mengaplikasikan si liptint.

Produk ini memiliki tiga shade warna, yakni Red, Set, Glow! (01), My Baerry! (02), dan Pink On Point! (03). Warna pertama paling kontras karena berwarna merah. Sementara warna nomor 02 dan 03 sekilas terlihat hampir mirip. Bedanya, warna 02 cenderung pink dan warna 03 terdapat sentuhan peach di sana.

Review Wardah Everyday Cheek & Liptint

Bagian paling mendebarkan adalah ketika mencoba produknya. Ada wangi buah-buahan segar yang tercium begitu aku membuka tutupnya. Setiap warna punya wangi yang khas. Aku suka sih wanginya.

Lanjut ke poles-memoles area bibir. Sesuai dugaan, liptint ini nggak bisa menutupi warna bibirku yang hitam. Jadi, hanya area yang cerah yang bisa terlihat warnanya. Kalau kata temenku, β€œSeperti orang sariawan.” Benar juga sih karena bibirku jadi terlihat nggak sehat. Ketiga warnanya memberikan hasil yang serupa.

Tapi ya, ternyata aku suka dengan efek lembab yang diberikan. Meski nggak bertahan lama, namun tetap bisa melembabkan bibirku. Kaget juga karena, seperti di awal, aku pikir nggak ada kandungan bahan yang bisa melembabkan bibir.

Sayangnya, waktu nggak sengaja kena lidah, ada sensasi rasa manis bercampur pahit di sana. Mungkin, dibuat untuk mendapatkan kesan rasa buah, sesuai wanginya. Tapi, aku malah nggak suka. Lebih baik produk yang nggak berasa sih, menurutku.

Untungnya, produk ini bisa berguna juga sebagai blush on. Jadilah, aku mencoba mengaplikasikannya juga di pipi. Surprisingly, aku suka ke-semua produknya waktu dipoles di wajah. Tapi, harus pintar-pintar nge-blend-nya ya biar terlihat natural. Kalau nggak ya akan terkumpul di satu titik saja dan hasilnya akan nggak akan enak banget dilihat.

Review Wardah Everyday Cheek & Liptint

Aku malah lebih sering menjadikannya blush on. Lumayanlah masih bisa dimanfaatkan. Kan sayang kalau dibuang. Mau dipakai jadi pewarna bibir juga hasilnya nggak maksimal.

Harga liptint ini adalah Rp45.500,-. Bisa kalian beli di online store favorit kalian atau datang langsung saja ke offline store Wardah yang sudah banyak tersebar di Indonesia.

Saranku, perhatikan dulu kondisi bibir sebelum membeli. Jika kalian punya bibir hitam sepertiku, liptint Wardah akan kurang cocok dipakai. Lebih baik langsung beli lipstik saja.

Apakah aku akan re-purchase? Nggak dong. Yakin, nggak akan dipakai soalnya, meskipun aku suka produknya sebagai blush on.

2 Komentar

  • Cinta Maulida

    Thank you mbak reviewnya. Awalnya mau beli lip tint pengen coba-coba aja sih. Tapi warna bibir sm kulitku kayanya gak cocok, bener kata mbak mending langsung pake lipstick aja. Emang lip tint is not for everyone ya..

    • shimisunn

      Iya. Gak semua orang cocok pakai liptint sih. Mending langsung beli lipstik yang bisa nutup warna hitam bibir. Pilihan warnanya juga banyak, bisa disesuaikan selera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *