Review Wardah Nature Daily Seaweed Balancing Primary Hydrating Booster
Beauty,  Lifestyle

Review: Wardah Nature Daily Seaweed Balancing Primary Hydrating Booster

Aku termasuk orang yang jarang sekali coba-coba produk skincare. Terlalu banyak pilihan produk yang sering membuatku bingung harus membeli yang mana. Tapi akhirnya, aku mecoba juga produk skincare dari brand lokal, yakni Wardah Nature Daily Seaweed Balancing Primary Hydrating Booster.

Huft. Nama produknya panjang juga ya. Yang pasti ini merupakan salah satu seri skincare Wardah yang berbahan seaweed. Mirip toner sih fungsinya.

Produknya sendiri dikemas dalam botol plastik ukuran 100 ml. Untuk membuka tutup botolnya, harus diputar dulu. Jadi, nggak akan tumpah dan aman dibawa bepergian.

Ingredients 

Aqua, Dipropylene Glycol, Glycereth-26, Methyl Gluceth-20, Glycerin, Ulva Lactuca Extract, Propylene Glycol, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, Sodium PCA, Butylene Glycol, Lecithin, Adenosine, Phenoxyethanol, Xanthan Gum, Chlorphenesin, Allantoin, Disodium EDTA, Sodium Hyaluronate, Fragrance, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Polysorbate 20.

Review Wardah Nature Daily Seaweed Balancing Primary Hydrating Booster

Di belakang botol, terdapat deskripsi produk, termasuk ingredients-nya. Produk ini mengandung bahan-bahan yang diklaim dapat menjaga kelembaban kulit, seperti Seaweed Extract, HydraBoost Formula, dan Hyaluronic Acid.

Produknya berbentuk cair, meski nggak secair air karena ada bahan yang membuat konsistensinya agak kental. Warnanya bening dan tercium bau yang aku nggak bisa mendeskripsikan ini bau apa (sori, aku nggak jago kalau ngejelasin bau). Yang jelas, wanginya ini nggak menyengat.

Karena fungsinya mirip toner, cara pemakaian produknya pun digunakan sebelum menggunakan pelembab. Aku biasanya menuangkan sekitar 4-6 tetes di tangan, aku ratakan di tangan, baru deh aku tepu-tepuk ke wajah. Rasanya adem sih waktu kena kulit.

Review Wardah Nature Daily Seaweed Balancing Primary Hydrating Booster

Aku nggak begitu merasakan perubahan selama tiga minggu pemakaian. Kulit wajahku masih lembab, seperti biasanya. Nggak yang makin berminyak, atau justru berubah jadi kering.

Tapi sepertinya, produk ini nggak cocok untukku. Setelah beberapa hari memakainya, muncul bruntusan di dahi. Aku pikir karena sedang PMS, jadi mukaku sedang rewel. Eh, tapi kok setelahnya benjol mataku muncul.

Jika kalian belum tahu, bisa baca artikel ini: Mata Bengkak Karena Alergi. Jadi, akan muncul benjolan atau bengkak sebagai reaksi alergi. Nah, berhubung benjolnya muncul lagi, itu tandanya ada pemicu alergiku di ingredients produk ini.

Setahuku, aku alergi dengan seafood, meskipun nggak semua jenis seafood bisa menyebabkan alergiku muncul. Mungkin, kandungan seaweed yang menjadi pemicunya. Termasuk seafood bukan sih seaweed tuh?

Intinya, kalian harus teliti sebelum membeli produk. Baca ingredients produknya dengan benar. Jika ada bahan yang memicu alergi, sebaiknya jangan dicoba.

Produk ini dihargai dengan Rp35.000,-. Bisa kalian beli secara online atau di offline store resmi Wardah yang sudah banyak tersebar.

Apakah aku akan re-purchase? Tentu saja, nggak. Produk ini nggak cocok di aku. Selain itu, aku juga nggak merasakan manfaat seperti yang diklaim produknya.

6 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *