Tips Membuat Resolusi untuk Tahun Baru
Lifestyle,  Living

Tips Membuat Resolusi untuk Tahun Baru

Dalam rangka menyambut tahun yang baru, biasanya kita akan membuat daftar resolusi yang ingin dicapai di tahun tersebut. Isinya bisa berbeda untuk masing-masing orang, tergantung kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai. Ada yang membuat resolusi untuk hidup sehat atau justru ada yang ingin tidur lebih teratur.

Membuat resolusi, mungkin, terdengar gampang. Tinggal menuliskan keinginan yang ingin dilakukan and that’s it. Tapi, apa benar semudah itu? Bukankah resolusi membutuhkan komitmen untuk mewujudkannya? Kalau cuma ditulis saja, ya sama saja bohong.

Nah, aku punya sedikit tips nih buat kalian yang masih bingung menentukan resolusi di tahun mendatang. Bagi yang sudah membuatnya, kalian bisa juga menerapkan tips ini. Siapa tahu resolusi kalian butuh revisi?

Tetapkan resolusi yang rasional

Agar resolusi yang kalian buat nggak hanya sekadar wacana, kalian harus pintar memilah-milah mana yang sekiranya bisa kalian lakukan. Misalnya, kalian ingin menjadi blogger profesional. Boleh saja menuliskan resolusi seperti itu. Namun, bila kalian baru memulai sebuah blog, akan lebih masuk akal jika resolusi yang dibuat adalah lebih aktif membuat konten blog.

Menuliskan tujuan yang rasional juga membantu kalian untuk lebih termotivasi mewujudkannya. Mana yang lebih ingin kalian jalankan? Menjadi blogger profesional atau aktif menulis konten blog?

Tips Membuat Resolusi untuk Tahun Baru

Buat tujuan secara spesifik

Semakin detail tujuan yang kalian buat, maka akan semakin mudah pula untuk diwujudkan. Kenapa? Ya, karena tujuannya sudah jelas. Otak menjadi lebih mudah menemukan cara-cara untuk mewujudkan tujuan tersebut daripada yang masih berupa gambaran umum.

Contohnya saja, kalian punya resolusi hidup sehat. Itu masih berupa gambaran umum. Untuk lebih spesifiknya, kalian bisa membuat resolusi untuk lebih sering makan sayur, mengurangi fast food, atau mencukupi asupan air mineral. Tujuannya tetap sama kan; hidup sehat.

Tulis

Mempunyai resolusi, tapi nggak dituliskan. Yakin deh, pasti akan lupa. Karena itulah, kalian perlu mencatatnya. Boleh di mana saja. Mau ditempel di dinding kamar atau dipasang di cermin pun bisa.

Yang penting, kalian bisa sering membacanya sehingga motivasi untuk mewujudkan resolusi tersebut masih terjaga. Sebagai reminder juga atas tujuan apa saja yang ingin kalian capai.

Buat rencana yang mendukung  setiap tujuan

Untuk mencapai sebuah tujuan, pasti ada proses yang harus dilalui. Karena masih sebuah resolusi, proses tersebut mungkin belum terjadi. Untuk itulah, kalian perlu merencanakannya.

Cari cara terbaik yang bisa dilakukan demi menggapai keinginan kalian. Misal, ingin punya tabungan sebesar satu juta dalam satu tahun. Maka, kalian bisa melakukannya dengan menabung 100 ribu setiap bulannya. Atau bisa menabung secara harian sebesar 3000 rupiah.

Jika sudah dibuat rencana seperti itu, tentu, mempermudah dalam mencapai tujuan kan?

Tips Membuat Resolusi untuk Tahun Baru

Cek secara berkala

Hal ini dilakukan untuk tahu seberapa jauh progres yang sudah terjadi. Mungkin, ada resolusi yang sudah tercapai sehingga fokus bisa dialihkan untuk mengerjakan tujuan lain. Atau mungkin, terjadi sesuatu yang membuat sebuah resolusi terpaksa harus dihapus.

Intinya, pengecekan ini sebaiknya rutin dilakukan. Paling nggak setiap bulannya untuk mengingatkan kembali pada tujuan kalian.

Konsisten

Konsisten itu wajib hukumnya! Gimana keinginan bisa tercapai jika komitmen untuk mewujudkannya saja nggak ada?

Untuk menjaga kekonsistenan tersebut, bisa coba menggunakan habit tracker untuk merekap progres yang dilakukan. Dengan habit tracker, kalian bisa membubuhkan tanda sebagai penanda bahwa kalian sudah melakukan suatu hal. Atau bisa juga sebagai pengingat bila ternyata kalian belum melakukannya.

Percaya pada diri sendiri

Yakinlah bahwa kalian bisa mewujudkannya! Itulah pentingnya kenapa resolusi yang dibuat harus rasional. Semakin yakin kalian pada kemampuan diri kalian, maka jalan menuju tujuan tersebut pun semakin jelas terlihat.

Lebih baik, jangan menuliskan resolusi yang kalian sendiri nggak yakin bisa menjalankannya. Hal ini justru malah menurunkan semangat untuk menggapai resolusi-resolusi lainnya.

Ingat bahwa sekali-sekali ‘membolos’ itu nggak apa-apa

Sebagai manusia yang nggak sempurna, wajar dong kalau ada lupa atau rasa malas. Jadi, jika ada bolong-bolong di habit tracker kalian, ya nggak apa-apa.

Tips Membuat Resolusi untuk Tahun Baru

—–

Memang susah untuk memunculkan kebiasaan baru, terlebih di awal-awal bulan pelaksanaan. Atau justru di pertengahan tahun, rasa malas itu muncul. Mungkin, kalian bolos selama beberapa hari atau beberapa minggu. Ya, nggak apa-apa. Asalkan, kalian nggak terlena dan kembali lagi menjalankan rutinitas tersebut. Jangan sampai usaha yang telah dilakukan menjadi sia-sia hanya karena kalian nggak melakukannya secara maksimal.

Sebenarnya, nggak ada batasan berapa banyak resolusi yang bisa kalian buat. Mau hanya 5, 10, atau lebih dari itu, semua terserah pada kalian. Yang penting, ingatlah untuk bertanya pada diri kalian, ‘apakah kalian mampu melakukannya?

Jika iya, kalian bisa menjadikannya resolusi. Apabila nggak, mungkin kalian perlu menundanya.

Tips Membuat Resolusi untuk Tahun Baru

4 Komentar

  • Sabda Awal

    Nah bikin rencana pendukung ini penting banget, tapi ada rencanan pendukung aaya ragu bakalan tercapai resolusinya. Beruntung saya bisa mewujudkan resolusi 2019, walaupun ga seluruhnya tercapai, tapi makin siap buat capai target2 berikutnya, dan kalau udah tercapai itu rasanya bahagia banget

    • shimisunn

      Wah, senang ya mas kalo resolusi-nya banyak yang tercapai. Makin semangat dong buat nulis resolusi tahun depan. Sukses terus ya 😀

  • Muthi Haura

    Aku udah buat resolusi. Percis dengan tips yang kakak bagikan, tapi konsisten ini kayanya yang agak berat. Harus dipaksa nih biar konsisten. Btw, makasih sharingnya, kak. Salam, muthihauradotcom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *